Menurut humas Dinas kesehatan kabupaten Sampang Sisyanto, Sabtu, jumlah itu lebih tinggi dibanding tahun 2000 lalu. Sebab saat ini warga yang positif menderita penyakit kusta hanya 128.
"Angka ini kita peroleh setelah dinas kesehatan kabupaten Sampang aktif melakukan penelitian ke desa-desa. Dan pada umumnya, mereka enggan melaporkan ke dinas kesehatan ataupun Puskesman setempat dengan alasan itu penyakit yang memalukan" katanya.
Sisyanto mengaku, meski setiap tahun penderita kusta di kabupaten Sampang terus meningkat, tapi anggaran untuk mengatasi masalah tersebut masih minim.
"Kami sudah mengajukan penambahan anggaran, tapi sejauh ini belum ada tambahan juga"Dari 526 orang yang dinyatakan positif itu, 15 di antaranya terpaksa dirujuk ke rumah sakit kusta di Mojokerto karena penyakitnya sudah akut. link